Minggu, 09 Maret 2014

World Wide Web Lahir 25 Tahun Yang Lalu

SAN FRANCISCO – Dua puluh lima tahun yang lalu, World Wide Web (WWW) hanyalah sebuah ide dalam makalah teknis ilmuwan komputer muda di laboratorium Fisika, Eropa.
Dia mempresentasikan makalahnya pada 12 Maret 1989, yang ditandai sebagai hari kelahiran Web. Kini WWW menjadi penghubung bagi jutaan orang di seluruh dunia.
Ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada 1991, awalnya Berners hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Tujuan awalnya adalah menciptakan media yang mudah untuk berbagi informasi antara para fisikawan dan ilmuwan.
Dia kemudian mengembangkan suatu sistim untuk keperluan pribadi. Sistim itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Enquire.
Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat dikenal sebagai WWW.
Dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global. Oktober 1990, ‘World Wide Web’ sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas di jaringan Internet.
“Ada sejumlah besar keangkuhan dalam proyek awal, rekan-rekan mereka di CERN benar-benar mengabaikan usulan tersebut,” kata Marc Weber , pencipta dan kurator program sejarah Internet di Museum Sejarah Komputer di Silicon Valley, seperti dilansir asiaone, Minggu(9/3).
Militer AS mulai mempelajari ide jaringan komputer yang terhubung pada 1950, dan tahun 1969 meluncurkan Arpanet.
WWW menggunakan protokol yang disebut HTTP kepanjangan dari HyperTest Transfer Protocol yang berjalan pada TCP/IP. Sedangkan dokumen web ditulis dalam format HTML (Hyper Markup Languange). Konsep hypertext tersebut digunakan pada web sebenarnya telah dikembangkan jauh dari sebelum kehadiran web itu sendiri.
Jejaring web kini telah menjangkau seluruh penjuru dunia. Tidak terbatas pada lembaga-lembaga penelitian yang ingin mempublikasikan hasil riset, web juga banyak digunakan oleh sektor bisnis, pendidikan dan lainnya.(esy/jpnn)
Sumber : RB